Belakangan ini gue merasa terusik sama pemikiran gue sendiri. Rasanya sel-sel otak yang ada dalam kepala gue mengajak untuk terus memikirkan sesuatu dan diri gue sendiri memaksa gue untuk selalu bermonolog. Apa gue mulai gila?
Ngga.
Mungkin ini efek dari libur
semester yang membuat gue berada di zona nyaman gue yaitu seharian di
rumah dengan internet dan tv. Inilah ketika gue mulai merasakan dampak media
yang tidak sehat.
Tapi bukan dampak tidak sehatnya media
yang akan gue omongin disini. Karena kalau gue ngomongin tentang media ngga
akan nyambung sama judul postingannya.
